Friday, January 25, 2019

Hati - hati dalam menilai

Sepasang orang muda yang baru menikah menempati rumah di sebelah komplek perumahan.

Suatu pagi, saat sarapan, si istri melalu jendela kaca melihat tetangganya sedang menjemur pakaian. "cuciannya kelihatan kurang bersih ya", kata sang istri. "sepertinya dia tidak tahu cara mencuci pakaian dengan benar. mungkin dia perlu sabun cuci yang lebih bagus."

Suaminya menoleh, tetapi hanya diam dan tidak memberi komentar apapun.

Sejak hari itu setiap tetangganya menjemur pakaian, selalu saja sang istri memberi komentar yang sama tentang kurang bersihnya tetangga mencuci pakaian.

Seminggu berlalu, sang istri heran melihat pakaian - pakaian yang dijemur tetangganya terlihat cemerlang dan bersih, dan dia berseru kepada suaminya: "lihat!! sepertinya dia telah belajar mencuci dengan benar, siapa ya yang kira - kira yang sudah mengajarinya?"

Sang suami berkata,
"saya bangun pagi - pagi sekali hari ini dan membersihkan jendela kaca kita."

Dan begitulah kehidupan.
Apa yang kita lihat pada saat menilai orang lain tergantung kepada kejernihan pikiran (jendela) lewat mana kita memandangnya.

- Jika hatimu bersih, maka bersih pula pikiranmu
- Jika pikiranmu bersih, maka bersih pula perkataanmu
- Jika perkataanmu bersih (baik), maka bersih (baik) pula perbuatanmu

Hati, pikiran, dan perkataan kita mencerminkan hidup kita.
Jika ingin hidup kita berkembang, maju, dan sukses, maka kita harus menjaga hati, pikiran, dan perkataan kita, karena itulah segala - galanya

- HATIMU menentukan PIKIRANMU
- PIKIRANMU menentukan PERKATAANMU
- PERKATAANMU menentukan MASA DEPANMU

"Pilihan hidup ada di tangan kita"

No comments:

Post a Comment