Suatu hari ada seorang yang secara tidak sengaja ingin menguji semut. Ia menyiapkan toples yang didalamnya terdapat satu buah tiang yang diatasnya diletakkan sebuah permen.
Permen itu berbau sangat menggoda sehingga pasti aka dikejar oleh semut.
Pertama - tama orang itu memasukkan semut A dan semut B ke dalam toples. dengan cepat kedua semut itu berlomba - lomba untuk naik mencapi permen yang menggoda itu, tetapi dengan cepat sang penguji menesteskan 3 tetes air dari ujung tiang yang menyebabkan semut A dan semut B tergelincir dan jatuh kembali ke bawah. Mereka mencoba untuk naik lagi tetapi dengan cepat mereka menyerah dan putus asa.
Kemudian sang penguji memasukkan semut C ke dalam toples juga, dengan cepat pula semut C ingin segera naik menuju puncak tiang, tetapi semut A dan semut B menghalanginya dengan keras dan berusaha menasihati karena usaha dari semut C akan sia - sia,
semut C pun akhirnya menurut dan tidak mencoba untuk naik.
Sang penguji pun hanya tertawa melihatnya dan mengeluarkan semut A dan semut B dari toples. Setelah itu sang penguji memasukkan semut D dan semut E. seperti semut - semut lainnya, semut D dan semut E ingin segera memanjat tiang yang ada di toples, tetapi dengan cepat pula semut C yang ada di dalam menasihatinya. Semut D pun menurut seperti yang dikatan semut C. Tetapi berbeda halnya dengan semut E yang penuh dengan kepercayaan diri dan antusias. Semut E merasa bodoh jika tak mencoba untuk naik. Dan akhirnya semut E memanjat dan berhasil mencapai ujung dan menikmati permen yang ada di atas. semut E berhasil karena sang penguji tidak meneteskan air kembali sehingga tiang yang sekarang sudah kering.
Pesan moral
Dari cerita ini kita bisa mengerti 3 karakter dari manusia yang sering kita jumpai.
Semut A dan semut B merupakan gambaran dari orang yang tidak mau mencoba sesuatu terus - menerus dan memiliki sifat yang mudah menyerah dengan masalah hidup. Mereka pun termasuk orang yang dengan mudahnya mempengaruhi orang untuk menemaninya menjadi orang gagal.
Padahal, riset membuktikan 99% dari orang yang gagal adalah orang yang memiliki potensi dan bakat terpendam, hanya saja mudah menyerah
Semut C dan semut D merupakan gambaran dari orang yang takut gagal yang mendengarkan pepatah "jika ragu, lebih baik tidak usah dilakukan". Jika kita terus - menerus ragu, kita tidak akan pernah mencapai titik kesuksesan karena seseorang akan berhasil dari pengalaman saat mencoba sesuatu. Jangan dengarkan masukan - masukan yang membuat kita lemah dan tak berdaya.
Semut E merupakan gambaran dari orang yang penuh dengan antusias dan selalu berpikir positif. Tidak akan menuruti perkataan orang lain sebelum mencobanya sendiri. Jika itu baik untuk dilakukan kenapa kita takut untuk mencoba.
Janganlah kita takut gagal, jadikan kegagalan itu sebuah penglaman yang membangun hidup kita menjadi seseorang yang sukses.
"Pilihan hidup ada di tangan kita"
No comments:
Post a Comment